Jumat, 27 Januari 2012

menentukan cc motor

Sering bicara mengenai kompresi, bagaimanakah untuk mengetahui angkanya? Tidak lain dalam perhitungan tersebut adalah dengan menggunakan rumus kompresi dan caranya cukup mudah. Tapi, bikers haruslah mempunyai buret atau alat ukur cairan. Bila kesulitan dalam mencarinya, bikers dapat menggunakan suntikan yang biasa digunakan untuk untuk tinta printer.
Posisikan piston sedang top atau TMA (Titik Mati Atas). Kemudian celah piston dengan boring ditambal dengan gemuk. Setelah itu, pasanglah kepala silindernya.
Posisikan mesin pada posisi berdiri dan suntikkan oli sokbreker atau oli samping. Dari sanalah akan dapat diketahui berapa cc isi ruang bakarnya. Misalnya volume ruang bakar (Vrb) 10 cc.
Juga biker harus mengetahui volume silinder. Misalnya volume silinder (Vs) hasil bore up 130 cc. Berarti rasio kompresi (Rk) yaitu:
Vs + Vrb
Rk =  ————–
Vrb
130 cc + 10 cc
Rk = ——————-  =  14
10 cc
Jadi, rasio kompresinya 14 : 1. Sangat tinggi sekali, biar rendah, jenongnya piston harus dikurangi lagi agar isi ruang bakar menjadi besar.

Jumat, 20 Januari 2012

Rumah Roller Honda Beat

harga 65 belum termasuk ongkos kirim

Trik Pasang Pelat Kopling, Cegah Cepat Aus

Kampas kopling cepat aus bukan cuma dari kualitas oli atau pemakaian kasar. Yang lebih penting saat melakukan pengaturan posisi pasang pelat kopling terhadap kampas.

Jika terjadi kesalahan biasanya permukaan kampas cepat terkikis dan berpengaruh ke tenaga. Hal itu disebabkan bentuk lingkar luar pelat kopling berbeda, hingga berisiko menggerus kampas saat kopling bekerja.

Bisa dilihat lingkar luar pelat yang satu sisinya agak bundar, sedang bagian sisi sebelahnya siku juga lebih tajam. Jika pemasangan pelat ada yang terbalik atau susunannya sembarang.

Bagian yang siku dan tajam dengan mudah memangkas permukaan kampas. Terlebih jika bagian itu berhadapan dan saat kopling dalam posisi bebas. Tak ayal pelat berputar di antara kampas kopling pula ikut mengkikis.

Supaya gak boros kampas kopling, berikut petunjuk cara pasang kampas dan pelat kopling yang benar. Susunan arah pemasangan pelat, mau arahnya semua ke dalam atau keluar bisa saja. Yang enggak boleh itu, bagian yang siku dan tajam atau bundar tidak boleh saling berhadapan satu sama lain.

Misal, urutan pemasangan pertama, kampas dimasukkan ke rumah kopling. Lalu diikuti penataan pelat yang bagian lingkar luarnya siku dan tajam arahnya ke dalam. Silakan lakukan hal yang sama sampai semua peranti tadi sudah kemblai tersusun seperti sedia kala